Tahukah Kamu Sejarah Jalan Radio Cililin Bandung Barat?

Posted on

Cililin dikenal sebagai sentra produksi wajit, tetapi siapa sangka dibalik legitnya wajit ada tempat wisata di Cililin Bandung. Curug Sawer merupakan wisata alam yang layak dikunjungi di daerah ini, walaupun air terjun tidak begitu tinggi namun udaranya sejuk sekali terlebih adanya pohon pinus.

Untuk sampai ke wisata Curug Sawer Cililin, pengunjung terlebih dahulu harus melewati sebuah jalan yang bernama RADIO. Hal ini membuat admin kenapa dinamakan jalan Radio Cililin padahal tidak ada aktivitas siaran disana.

Setelah mencari informasi dari berbagai sumber ternyata Jalan Radio di Bandung Barat memiliki sejarah. Karena kurang lebih 300 meter sebelum masuk ke Curug Sawer ada sebuah gedung tua yang tidak terawat. Gedung inilah yang merupakan penamaan Jalan Radio.

Ya karena bangunan tua itu merupakan kantor radio komunikasi peninggalan masa penjajahan Belanda. Gedung dengan luas 8 x 12 meter dan memiliki tinggi 9 meter adalah merupakan Stasiun radio yang pertama kali dibuat kolonial Belanda.

Pendirinya adalah seorang warga Belanda yang bernama Ir Raymond Sircke Helssinken pada tahun pada 1908-1916. Ini pula yang menyebabkan daerah tersebut dikenal dengan Kampung Radio serta Jalan Radio Cililin sampai sekarang.

Tahukah Kamu Sejarah Jalan Radio Cililin Bandung Barat?

Sayangnya bangunan itu terbengkalai dan hanya menyisakan sejarah radio Cililin. Didalam gedung bekas pemancar radio zaman kolonial itu hanya berisi kayu pohon pinus pada sebagian sudutnya, dahulu gedung itu bernama Telepoonken Cililin.

Tahukah Kamu Sejarah Jalan Radio Cililin Bandung Barat?

Sempat menjadi markas Badan Keamanan Rakyat (BKR) dan markas Batalyon 22 Divisi Siliwangi pada masa setelah kemerdekaan. Disamping gedung utama ada juga 3 gedung bekas radio lain yang sekarang menjadi SMA 1 Cililin yang arsitekturnya masih dapat terlihat.

Tahukah Kamu Sejarah Jalan Radio Cililin Bandung Barat?

SMA Negeri 1 Cililin inilah yang merupakan bagian terdepan pintu masuk ke Jalan Radio menuju Curug dan gedung sejarah Telepoonken yang kala itu menelan biaya Rp.2.200 atau Milyaran rupiah pada saat ini. Namun akhirnya Stasiun Radio tersebut bangkrut yang salah satunya adalah buruknya sinyal didaerah tersebut.

Fungsi dari kantor komunikasi Radio pada masa itu sebagai alat komunikasi sekutu Belanda ke seluruh dunia. Nah itulah sejarah Jalan Radio Cililin yang sudah seharusnya diketahui warga Bandung apalagi warga Bandung Barat KUDU apal. Baca juga tempat main Paralayang di Cililin.

Leave a Reply