Ada Bunyi Suara Kereta Api di Kawah Kamojang Majalaya, Wow Keren!

Posted on

Ketika sampai di tempat parkir Kawah Kamojang Majalaya admin sempat kaget karena ada bunyi seperti suara kereta api uap. Ternyata suara tersebut berasal dari salah satu kawah yang terdapat di objek wisata Kawah kamojang.

Sebelum masuk Kawah Kamojang terlebih dahulu pengunjung akan melewati jembatan kuning (Kamojang Hill Bridge) yang terlihat indah. Selanjutnya perjalanan terus menanjak sampai PT.Indonesia Power (Pertamina).

Dengan membayar tiket masuk Kawah Kamojang sebesar Rp.7500 ditambah asuransi Rp.2000, namun untuk hari biasa harga tiket Rp.5000 plus asuransi Rp.2000. Tiket tersebut diluar parkir kendaraan dan sepeda.

Setelah sampai di parkiran akan terlihat fasilitas diantaranya kedai makanan dan Mushola. Dan ketika naik pengunjung akan menjumpai kawah kereta api yang jika diberi sedikit sumbatan akan mengeluarkan suara seperti kereta api atau jet.

Selanjutnya lanjut keatas terdapat kawah hujan merupakan tempat favorit pengunjung karena semburan air panas dan uap yang keluar konon dapat mengobati berbagai penyakit diantaranya sakit kepala, stroke,jantung, influenza, penyakit kulit, rematik dan tekanan darah tinggi.

Ada Bunyi Suara Kereta Api di Kawah Kamojang Majalaya, Wow Keren!

Menurut pak Koko (75th) yang merupakan seorang penjaga kawah hujan generesi ke-4, di kawasan kawah kamojang terdapat sekitar 40 lubang kawah namun yang biasa dikunjungi wisatawan hanya 19. Kawah tersebut dihitung mulai dari bawah atau sebelum pintu masuk.

Ada Bunyi Suara Kereta Api di Kawah Kamojang Majalaya, Wow Keren!

Kawah Kamojang Majalaya terletak diketinggian sekitar 1.730 meter di atas permukaan laut di punggung Gunung Guntur, pada tahun 1918 pria asal Belanda JB Van Dijk mengusulkan pemanfaatan panas bumi seperti yang sekarang dikelola oleh PT. Pertamina dan PT. Indonesia Power.

Alamat kawah kamojang

Ada Bunyi Suara Kereta Api di Kawah Kamojang Majalaya, Wow Keren!
foto: Kawah Kereta Api

Lokasi tempat wisata alam di Jawa barat ini berada di Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung. Meski demikian kawah ini dikenal juga dengan nama Kawah Kamojang Garut.

Jalur Kawah Kamojang dari Bandung

Dari Bandung, ada dua rute yang bisa ditempuh dapat melalui Majalaya dengan jarak sekitar 18 KM dari alun alun ke lokasi. Dengan kondisi jalan yang menanjak dengan tikungan patah namun sekarang jalan sudah bagus dengan di jalan baru.

Jika menggunakan mobil sebaiknya lewat tol kemudian keluar di pintu tol Cileunyi dan berputar menuju Ranca Ekek tidak jauh dari jalan utama belok kanan menuju Majalaya.

Rute ke Kawah Kamojang yang kedua adalah melalui melalui jalur biasa melalui Nagreg. Dengan jarak lebih jauh karena harus berputar terlebih dahulu dari Garut jarak yang tempuh sekitar 27 km ke Kawah Kamojang. Rute ini dipilih karena dulu jika melalui Majalaya jalanya rusak.

Ada Bunyi Suara Kereta Api di Kawah Kamojang Majalaya, Wow Keren!

Sebenarnya jika cuaca terang pemandangan Kawah Kamojang Majalaya indah sekali, tetapi karena admin berkunjung kesana cuaca sedang hujan sehingga agak sulit mengabadikan semua kawah karena dilokasi sangat berkabut.

Objek wisata alam Kamojang memiliki luas sekitar 10 hektar dan baru digunakan seluas 7,8 hektar. Ada berbagai satwa yang dilindungi Pemerintah diantaranya:

  • Macan tutul
  • Macan Kumbang
  • Trenggiling
  • Surili
  • Lutung
  • Ayam hutan
  • Monyet
  • Landak
  • Musang
  • Bajing Tando
  • Macam macam burung seperti, burung Madu Gunung, Elang Jawa, Tepus Perak dll

Jika ingin bermalam di hutan sekitar kawah Kamojang, tersedia cottage berkamar satu, bertarif Rp 200.000 per malam. Dan kalau merasa pecinta alam, kamu dapat membuat tenda di lokasi kawah yang paling atas yang merupakan area camping.

Tetapi untuk menginap atau camping pengunjung harus menyediakan makanan karena malam hari tidak ada kios yang buka, kecuali pengunjung menginap di Kawah Kamojang resort yang berada dibawah dekat Pembangkit Listrik.

Catatan: Sebaiknya periksa terlebih dahulu kendaraan terutama rem, karena ketika pulang dari Kawah Kamojang jalan menurun dan berliku seperti ke Curug malela. Selain itu setelah membayar parkir resmi di loket akan ada biaya parkir yang dikelola oleh Karang Taruna setempat guna pemeliharaan area.

Leave a Reply